JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Angka di alat timbangan berat badan ternyata sering sekali menipu mata kita.
Berat badan ideal bukanlah jaminan mutlak tubuhmu bebas dari penyakit kronis.
Orang dengan postur badan proporsional tetap berisiko fatal terkena serangan jantung.
Indeks massa tubuh atau IMT hanyalah sebuah alat ukur paling dasar.
BACA JUGA:Power Bank Ugreen S45: Bawakan Fast Charger 45W, Siap Kuasai Pasar?
Rumus perhitungan IMT sering gagal mendeteksi tumpukan lemak jahat dalam perutmu.
Seorang atlet binaraga profesional bahkan bisa saja mendapat skor IMT tinggi.
Padahal kadar lemak murni dalam tubuh berotot mereka justru amat rendah.
Tingkat lemak tersembunyi inilah penentu paling utama dari status kesehatan aslimu.
BACA JUGA:Lawan Kecanduan Gadget pada Anak: 5 Langkah Konsisten untuk Orang Tua
Orang dengan tubuh kurus bisa menyimpan banyak lemak tanpa pernah menyadarinya.
Kondisi medis sangat unik ini biasa kita sebut fenomena skinny fat.
Lemak viseral yang menyelimuti organ dalam perut merupakan ancaman paling mematikan.
Tumpukan lemak jahat ini sangat memicu diabetes tipe 2 hingga kanker.
BACA JUGA:Stop! Jangan Cuma Mandi Doang Mau Maksimal, Ini Rahasia Body Care Biar Kulit Glowing Sepajang Hari