Timnas Italia Makin Terpuruk, Mourinho Sebut Duet M&M Bisa Jadi Penyelamat Gli Azzuri di Masa Depan

Kamis 30-04-2026,14:25 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : Tyo Sulistio

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kegagalan menembus Piala Dunia 2026 menjadi tamparan keras bagi persepakbolaan negara Italia. 

Giovanni Malago kini muncul sebagai calon terkuat Presiden FIGC untuk menggantikan Gabriele Gravina. 

Mantan atlet timnas futsal era 1980-an ini dipercaya mampu mengatasi krisis yang ada. 

Kehadirannya diharapkan bisa membawa program kerja revolusioner bagi masa depan sepakbola sana.

BACA JUGA:Tangisan Pecah di Old Trafford, Jenderal Lini Tengah Manchester United Beri Kode Perpisahan?

Jose Mourinho menolak ide penggunaan pelatih luar negeri untuk menyelamatkan timnas tersebut. 

“Saya tidak setuju: Saya rasa kita tidak membutuhkan pelatih asing. Italia memiliki pelatih dengan karisma, kualitas, dan pengalaman," sebutnya.

"Anda tidak bisa memiliki Carletto (Ancelotti), tetapi Anda bisa memiliki Max (Allegri), Antonio (Conte), dan tentu saja ada yang lain, tetapi ada beberapa hal yang perlu dipikirkan ulang." sambungnya.

Pelatih legendaris ini membandingkan sistem pembinaan pemain muda dengan negara asalnya secara langsung. 

BACA JUGA:Terciduk di Madrid Usai Bawa Chelsea ke Final FA Cup, Enzo Fernandez Bikin Fans Panas Dingin!

“Sebagai contoh, saya melihat negara seperti Portugal dengan 10 juta penduduk, kompetisi usia muda, kondisi kerja dan ada perbedaan luar biasa." katanya.

"Kemudian Anda melihat kualitas pemain Portugal yang muncul setiap minggu, dengan pelatih yang kesulitan memutuskan pemain mana yang harus dicadangkan," kata Mourinho. 

Sistem pemain muda memang menjadi kunci utama sebuah kesuksesan.

"Italia perlu berpikir mendalam tentang akar rumput. Saya pikir Malagò adalah nama yang kuat, dia akan membawa banyak pengalaman, dan saya ingin melihatnya sebagai presiden FIGC," bebernya.

BACA JUGA:MU Mengamuk! Sesko Bongkar Rahasia Gila Carrick di Old Trafford, Ingin Sang Manajer Lanjut?

Kategori :