POSTINGNEWS.ID ---- Geger, Sob! Kabar mengejutkan datang dari SPBU Pertamina per Sabtu dini hari kemarin. Harga bensin "darah biru" alias Pertamax Turbo (RON 98) resmi naik menjadi Rp19.400 per liter. Kenaikannya nggak main-main, Sob, ada selisih sekitar Rp6.300 dibanding harga bulan lalu.
Meski kenaikannya cukup bikin syok, ternyata kalau kita tengok ke negara tetangga di Asia Tenggara, harga di Indonesia ini masih masuk kategori "terjangkau" lho. Kok bisa? Yuk, kita intip harga BBM RON tinggi di negara-negara ASEAN lainnya!
BACA JUGA:Perang Timur Tengah Meledak, Harga BBM Tak Bergerak, Ditahan atau Disubsidi Diam-Diam?
Perbandingan Harga BBM High-RON di Asia Tenggara
Buat Sobat yang penasaran, ini dia daftar harga bensin kasta tertinggi di wilayah tetangga per April 2026:
Negara | Jenis BBM | Harga per Liter (Rupiah)
Singapura RON 98 Rp55.464 (SG$ 4,11)"
Thailand RON 98 Rp34.845 (65,3 Baht)"
Malaysia RON 97 Rp22.332 (5,15 RM)"
Filipina RON 100 Rp19.492 (67,9 Peso)"
Indonesia RON 98 Rp19.400
Singapura Juara Termahal, Indonesia Tetap Bersaing
Dari tabel di atas, jelas banget kalau Singapura masih jadi negara dengan harga BBM paling "mencekik" di ASEAN. Harga bensin di sana tembus angka 55 ribu rupiah per liter! Sementara itu, Malaysia yang sering jadi patokan kita, ternyata menjual RON 97 (setingkat di bawah Turbo) dengan harga 22 ribuan.
Menariknya, Filipina yang punya bensin RON 100—yang oktannya lebih tinggi dari Pertamax Turbo—menjual di harga yang mirip banget sama kita, yaitu sekitar Rp19.492. Ini ngebuktiin kalau secara umum, harga BBM kualitas tinggi di Indonesia masih sangat masuk akal, Sob!
Mengapa Harga Masih Bisa Ditahan?
Sama kayak di Malaysia, pemerintah Indonesia masih berupaya keras buat menahan harga BBM subsidi agar nggak ikut melonjak tajam. Kenaikan Pertamax Turbo ini lebih menyasar segmen pengguna kendaraan mewah atau mesin kompresi tinggi yang memang membutuhkan performa maksimal.