POSTINGNEWS.ID --- Serius nanya nih, Sob! Pernah ngerasa gatal yang nggak tertahankan di area "bawah"? Selain bikin risih, kondisi ini pasti sukses bikin mood berantakan dan nggak nyaman beraktivitas. Meskipun sebagian besar kasus gatal di organ intim pria nggak berbahaya, jangan dianggap enteng juga ya, Sob!
Gatal bisa jadi sinyal kalau ada yang nggak beres, mulai dari alergi ringan sampai infeksi jamur yang butuh perhatian serius. Kalau sudah muncul bengkak atau rasa perih saat buang air kecil, itu tandanya Sobat harus segera konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Yuk, kita bedah apa aja sih pemicu utamanya!
BACA JUGA:Gatal Tanpa Sebab Jelas? Begini Cara Ampuh Mengatasinya Secara Alami Tanpa Obat Keras!
1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)
Ini dia musuh nomor satu di area lembap. Infeksi jamur atau kandidiasis sering menyerang area kepala alat vital akibat pertumbuhan jamur Candida albicans yang nggak terkontrol. Area selangkangan yang jarang kena sirkulasi udara atau handuk yang jarang diganti bisa jadi pemicunya, Sob.
Gejalanya biasanya berupa ruam merah dan rasa gatal yang hebat. Biar nggak makin parah, pastikan Sobat selalu menjaga area intim tetap kering dan rutin ganti celana dalam setelah beraktivitas atau olahraga, Postingers!
2. Balanitis: Waspada Buat yang Belum Sunat
Balanitis adalah peradangan pada kepala organ intim yang cukup sering menimpa pria yang belum dikhitan. Kondisi ini biasanya muncul kalau kebersihan di balik kulup nggak terjaga, sehingga sisa urine atau smegma memicu infeksi jamur, bakteri, hingga virus.
Penyakit ini bisa bikin area intim tampak memerah, bengkak, dan sakit kalau disentuh. Solusi paling jitu selain menjaga kebersihan adalah mempertimbangkan prosedur sunat demi kesehatan jangka panjang, Sob!
BACA JUGA:Ini Penyebab Gatal di Badan yang Tak Kunjung Sembuh
3. Uretritis: Radang Saluran Kemih
Gatal nggak cuma muncul di kulit luar, tapi bisa juga terasa di saluran dalam yang disebut uretritis. Saluran ini fungsinya buat buang urine, tapi kalau terinfeksi bakteri, rasanya bakal gatal luar biasa sampai perih saat buang air kecil.
Uretritis sering kali berkaitan dengan infeksi menular seksual (IMS). Jadi, buat Sobat yang sudah aktif secara seksual, sangat penting buat selalu mempraktikkan hubungan yang aman dan rutin cek kesehatan ke dokter, Postingers!
BACA JUGA:7 Rekomendasi Jus yang Bagus untuk Kulit Gatal dan Kemerahan
4. Dermatitis Kontak: Alergi Bahan Kimia
Ternyata sabun mandi atau bahan lateks pada kondom bisa memicu alergi parah yang disebut dermatitis kontak. Kulit area kelamin itu sangat sensitif, Sob. Penggunaan produk pembersih yang mengandung parfum kuat sering kali jadi dalang utama gatal-gatal di sana.
Kalau Sobat merasa gatal sehabis ganti merk sabun atau pakai produk tertentu, segera hentikan penggunaannya. Cobalah beralih ke produk yang lebih lembut atau konsultasikan dengan dokter untuk tes alergi, Sob!
BACA JUGA:10 Cara Menghilangkan Gatal dan Ketombe Membandel secara Alami, Cepat dan Efektif