Benda Langit Heboh di Lampung, BRIN Pastikan Itu Sampah Antariksa China

Minggu 05-04-2026,14:46 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Fenomena benda bercahaya yang melintas di langit Lampung sempat bikin geger warga dan memancing berbagai spekulasi di media sosial. Rekaman video yang menunjukkan objek terang pecah di udara menyebar cepat dan memunculkan beragam dugaan, mulai dari meteor hingga hal di luar nalar.

Namun penjelasan resmi akhirnya datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Profesor astronomi BRIN Thomas Djamaluddin memastikan objek tersebut bukan fenomena aneh, melainkan sampah antariksa.

“Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu, 5 April 2026.

Penjelasan ini muncul setelah BRIN menganalisis data lintasan benda di orbit. Hasilnya mengarah pada satu sumber, yakni sisa roket China jenis Long March 3B atau CZ-3B yang sudah tak terpakai.

BACA JUGA:Jokowi Tanggapi Isu Ijazah, Nama AHY dan Puan Ikut Terseret

Menurut Thomas, benda tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia, melintasi wilayah barat Indonesia sebelum akhirnya terbakar di atmosfer.

“Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera,” ujarnya.

Roket Long March 3B sendiri dikenal sebagai kendaraan peluncur generasi lama milik China yang kerap digunakan untuk mengirim satelit komunikasi. Sisa-sisa komponennya memang sering menjadi sampah antariksa yang sewaktu-waktu bisa kembali jatuh ke bumi tanpa kendali.

Saat memasuki atmosfer, objek tersebut mulai bergesekan dengan lapisan udara yang semakin padat. Pada ketinggian sekitar 120 kilometer, gesekan ekstrem memicu panas tinggi hingga membuat material logamnya berpijar.

BACA JUGA:Rusun di Lahan KAI Digarap Astra, Pemerintah Siapkan Skema Subsidi Baru

Dari permukaan bumi, fenomena ini tampak seperti bola api yang bergerak pelan lalu pecah menjadi beberapa bagian. Itulah yang terekam warga di Lampung dan Banten.

“Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten,” kata Thomas.

Serpihan yang terlihat menyebar dalam video merupakan bagian roket yang terlepas akibat tekanan udara dan suhu ekstrem. Fenomena ini sebenarnya wajar terjadi ketika benda buatan manusia kembali masuk ke atmosfer tanpa pelindung panas.

Penjelasan BRIN sekaligus mematahkan anggapan bahwa objek tersebut adalah meteor alami atau fenomena supranatural. Secara teknis, sampah antariksa memang cenderung bergerak lebih lambat dibanding meteor karena kecepatannya sudah berkurang saat berada di orbit rendah.

BACA JUGA:Bodi Slim Tapi Baterai 7.000 mAh! Honor X80i Resmi Meluncur, Layarnya Terang Banget, Sob!

Kategori :