"Jogo bonito? Brasil memenangkan dua Piala Dunia terakhir mereka dengan menggabungkan bakat dan pertahanan," sambung mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Permainan indah saja rupanya tidak cukup untuk membawa pulang trofi kemenangan.
"Anda boleh punya para penyerang terbaik di dunia, tapi tanpa pertahanan yang solid rasanya mustahil bisa menangkan Piala Dunia," jelasnya.
Sejarah masa lalu menjadi bukti nyata atas keampuhan taktik sang pelatih.
BACA JUGA:Ruang Ganti Chelsea Membara! Benarkah Enzo Fernandez Jadi Musuh Dalam Selimut?
Tim juara selalu memiliki keseimbangan yang kuat antara lini belakang dan depan.
"Pada tahun 1994, Brasil menggunakan dua baris empat pemain untuk mendukung Romario. Pada tahun 2002, mereka menggunakan sistem dengan tiga bek tengah," sebut Ancelotti.