Benarkah harga Pertamax naik jadi Rp 17.850 per April 2026? Simak klarifikasi resmi Pertamina terkait hoaks kenaikan harga BBM nonsubsidi di sini!

Rabu 01-04-2026,09:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

POSTINGNEWS.ID --- Media sosial baru-baru ini diguncang oleh kabar miring mengenai kenaikan harga BBM nonsubsidi yang sangat drastis. Isu yang beredar menyebutkan bahwa harga Pertamax akan melambung tinggi mulai 1 April 2026, yang sontak memicu kekhawatiran di kalangan pengendara motor dan mobil.

Informasi tersebut menyebar dengan cepat, mengaitkan kenaikan harga dengan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Namun, benarkah Pertamina sudah mengetok palu untuk menaikkan harga hingga ribuan rupiah per liter?

Sebagai konsumen yang cerdas, kita perlu membedah mana fakta dan mana sekadar spekulasi yang tidak berdasar. Mari kita telusuri pernyataan resmi dari pihak terkait agar perjalanan Anda bulan ini tidak dihantui rasa cemas berlebih.

BACA JUGA:Bahlil Tunda Kepastian Harga BBM, Pertamina Masih Diajak Hitung

Klarifikasi Resmi Pertamina: Jangan Tertelan Hoaks!

Menanggapi kegaduhan di jagat maya, PT Pertamina (Persero) akhirnya angkat bicara. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi atau pengumuman terkait perubahan harga BBM jenis Pertamax untuk periode April 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa informasi yang beredar luas di platform media sosial tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujar Baron. Ia juga menekankan bahwa segala informasi mengenai penyesuaian harga selalu disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

BACA JUGA:UPDATE: Harga BBM Nonsubsidi di Banten Resmi Turun, Cek di Sini Rincian Harganya!

Bedah Angka: Proyeksi Kenaikan yang Tidak Masuk Akal

Siapa sebenarnya yang menyebarkan angka-angka tersebut? Dalam isu yang beredar, disebutkan bahwa harga Pertamax akan melonjak dari Rp 12.300 menjadi Rp 17.850 per liter. Jika dihitung, kenaikan ini mencapai Rp 5.550 dalam satu malam!

Angka kenaikan yang fantastis ini diklaim terjadi karena pelemahan nilai tukar rupiah dari Rp 16.819 ke level Rp 16.877 per dolar AS. Padahal, penyesuaian harga BBM biasanya melibatkan banyak variabel kompleks, bukan hanya satu faktor mata uang semata.

Baron kembali menegaskan bahwa proyeksi harga yang menyebutkan kenaikan signifikan pada Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, hingga varian Dexlite tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi tersebut murni spekulasi yang menyesatkan publik.

BACA JUGA:TERBARU! Harga BBM Pertamina di Banten Turun Awal 2026, Cek Rinciannya di Sini!

Cara Cek Harga BBM yang Akurat dan Terverifikasi

Lantas, dimana Anda harus mencari informasi yang benar? Masyarakat diimbau untuk hanya merujuk pada kanal resmi Pertamina, seperti situs web perusahaan atau media sosial terverifikasi milik MyPertamina.

Mengapa hal ini penting? Karena berita hoaks mengenai harga BBM seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kepanikan pasar. Selalu pastikan Anda mendapatkan data dari sumber pertama sebelum membagikannya ke grup WhatsApp atau media sosial.

Ingat, setiap penyesuaian harga BBM nonsubsidi selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat dan tren harga minyak dunia secara berkala. Jadi, pastikan tangki kendaraan Anda terisi tanpa perlu panik berlebihan akibat isu yang belum tentu benar.

Kategori :