UTBK SNBT 2026 Dibuka, Jangan Sampai Telat Daftar dan Kehilangan Kursi Kampus

Jumat 27-03-2026,09:28 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Pendaftaran UTBK SNBT 2026 resmi dibuka sejak Rabu, 25 Maret 2026. Jalur ini jadi salah satu pintu utama masuk perguruan tinggi negeri yang setiap tahun diperebutkan jutaan calon mahasiswa.

Berdasarkan informasi dari SNPMB, masa pendaftaran berlangsung hingga 7 April 2026. Sementara batas pembayaran ditutup pada 8 April 2026. Peserta yang sudah mendaftar wajib mengunduh kartu ujian pada 11 sampai 15 April 2026.

Ujian tulis berbasis komputer dijadwalkan berlangsung pada 21 sampai 30 April 2026. Hasilnya akan diumumkan pada 25 Mei 2026, lalu sertifikat UTBK bisa diunduh mulai 2 Juni hingga 31 Juli 2026.

“Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB,” tulis pengumuman resmi SNPMB, dikutip Kamis, 26 Maret 2026.

Peserta diingatkan agar tak menyepelekan jadwal yang sudah ditetapkan. Keterlambatan satu tahap saja bisa membuat peluang masuk kampus negeri langsung tertutup.

Materi UTBK tahun ini masih terbagi dalam dua komponen utama, yakni tes potensi skolastik dan tes literasi. Tes potensi skolastik mencakup penalaran umum, pemahaman bacaan, hingga kemampuan kuantitatif. Sementara tes literasi menguji kemampuan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta penalaran matematika.

BACA JUGA:Pemulihan Aktivis KontraS Andrie Yunus Butuh Waktu Dua Tahun

Total soal mencapai ratusan dengan waktu pengerjaan 195 menit. Rinciannya meliputi 60 soal penalaran umum, 20 soal pengetahuan umum, 20 soal pemahaman bacaan dan menulis, 20 soal kuantitatif, 30 soal literasi Bahasa Indonesia, 20 soal Bahasa Inggris, serta 20 soal penalaran matematika.

Sebelum mendaftar, calon peserta diminta memastikan sudah memiliki akun SNPMB. Setelah login, peserta dapat memilih maksimal empat program studi yang terdiri dari dua pilihan sarjana dan dua pilihan vokasi.

Namun ada batasan bagi penerima KIP Kuliah. Peserta dalam skema ini tidak diperkenankan memilih perguruan tinggi atau program studi di bawah Kementerian Agama.

Setelah menentukan pilihan kampus dan program studi, peserta wajib memilih lokasi ujian dan memastikan seluruh data yang diinput sudah benar. Jika proses pendaftaran berhasil, sistem akan menampilkan status antrean berwarna hijau.

Tahap berikutnya adalah pembayaran bagi peserta non KIP Kuliah. Peserta diminta segera melunasi biaya pendaftaran sesuai batas waktu yang ditentukan. Jika sudah terbayar, kartu peserta bisa langsung diunduh dan wajib dibawa saat hari ujian.

Dengan tahapan yang cukup panjang dan ketat, peserta diingatkan untuk tidak lengah. Kesalahan kecil dalam proses administrasi bisa berujung pada kegagalan mengikuti UTBK tahun ini.

Kategori :