JAKARTA, PostingNews.id — Kehadiran Anies Baswedan di kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, kembali mengundang perhatian. Di tengah riwayat hubungan politik yang sempat retak, momen itu disebut hanya sebatas halal bihalal tanpa agenda lain.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana Idul Fitri yang identik dengan saling memaafkan. “Begitu juga tentu dengan kehadiran Mas Anies di Cikeas,” ujar Herman saat dihubungi pada Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menekankan, kedatangan Anies tidak disertai pembicaraan politik. Pertemuan itu disebut murni sebagai ajang silaturahmi lebaran. “Dan tidak ada perbincangan lain, murni silaturahmi,” kata Herman.
Momen ini sebelumnya mencuat setelah diunggah oleh Merry Riana melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, terlihat Anies berbincang dengan keluarga Yudhoyono.
BACA JUGA:Sekolah Tetap Tatap Muka, Pemerintah Tak Mau Siswa Kena Dampak Krisis
Agus Harimurti Yudhoyono tampak berdiri bersama SBY menyambut Anies, sementara Edhie Baskoro Yudhoyono berada di dekat mereka. Suasana terlihat hangat, meski publik masih mengingat dinamika politik di masa lalu.
Dari pihak Anies, juru bicaranya Angga Putra Fidrian menyebut obrolan yang terjadi bersifat umum. “Tentang keluarga, tentang Idul Fitri dan tentang situasi terkini,” ujar Angga pada Rabu, 25 Maret 2026.
Pertemuan ini tak bisa dilepaskan dari jejak hubungan Anies dan Partai Demokrat yang sempat memanas jelang Pemilihan Presiden 2024. Saat itu, Demokrat sempat menjadi bagian dari koalisi yang mengusung Anies bersama PKS dan NasDem.
Namun arah politik berubah di detik akhir. Anies justru maju bersama Muhaimin Iskandar, keputusan yang dikaitkan dengan langkah Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Demokrat pun menarik dukungan dan berbalik mendukung Prabowo Subianto.
Kini, pertemuan di Cikeas menghadirkan pemandangan berbeda. Di atas meja, disebut hanya ada silaturahmi. Namun di luar itu, publik masih bertanya, apakah benar sekadar lebaran, atau ada cerita yang belum selesai di balik pertemuan tersebut.