JAKARTA, PostingNews.id — Pemerintah mulai mematangkan arah kebijakan energi dan ekonomi di tengah situasi global yang belum stabil. Pembahasan itu dilakukan lewat rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang digelar secara daring.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut dalam rapat tersebut yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Saya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual melalui Zoom terkait rencana kebijakan penyesuaian kembali energi dan beberapa kebijakan ekonomi,” kata Teddy dalam unggahan Instagram @sekretariat.kabinet pada Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam rapat itu, pemerintah mulai membahas sejumlah langkah strategis, khususnya terkait penyesuaian sektor energi yang dinilai krusial di tengah dinamika global.
“Rapat tersebut membahas sejumlah rencana kebijakan terkait penyesuaian sektor energi guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi serta beberapa rencana kebijakan stimulus ekonomi,” ujar Teddy.
BACA JUGA:MBG Tak Bisa Disentuh, Prabowo Tantang Kritik, Anggaran Jumbo Tetap Jalan di Tengah Ancaman Defisit
Tak hanya itu, forum tersebut juga menjadi ajang tukar pandangan antarmenteri mengenai arah kebijakan ekonomi ke depan. Berbagai masukan disampaikan sebagai bahan pertimbangan sebelum pemerintah mengambil keputusan.
“Berbagai pandangan strategis disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan,” ucapnya.
Sejumlah menteri lain turut hadir dalam rapat tersebut secara virtual. Di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selain itu, hadir pula Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Rapat ini memberi sinyal bahwa pemerintah sedang menyiapkan penyesuaian kebijakan di sektor energi sekaligus menjaga ritme ekonomi tetap stabil. Namun, sejauh ini belum ada keputusan final yang diumumkan ke publik.