Turnamen bergengsi ini rencananya akan diikuti oleh 4 negara yang memiliki gaya bermain sangat beragam.
Indonesia dijadwalkan menjajal kekuatan Saint Kitts-Nevis pada tanggal 27 Maret sebagai laga pembuka.
Setelah itu mereka memiliki peluang menantang pemenang duel antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 30 Maret.
“Kalau misalnya dipanggil itu adalah bonus, dan semoga kalau misalnya saya masuk ke-23 pemain ini jadi target tersendiri buat saya,” tuturnya.