Fenomena Lebaran lebih awal ini bukan hal baru, tapi kembali mengemuka di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah. Di satu sisi, pemerintah masih menunggu keputusan resmi. Di sisi lain, sebagian umat sudah lebih dulu merayakan.
Situasi ini seolah menegaskan satu hal. Ketika otoritas belum berbicara, sebagian masyarakat memilih berjalan dengan keyakinannya sendiri.