Badan Pangan Nasional juga menggerakkan distribusi komoditas melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan. Hingga Maret 2026, total realisasi distribusi tercatat mencapai sekitar 13.916 kilogram.
Komoditas yang disalurkan melalui program tersebut meliputi cabai rawit merah sekitar 5.590 kilogram, sapi hidup sekitar 5.126 kilogram, beras sekitar 2.000 kilogram, serta minyak goreng Minyakita sekitar 1.200 liter.
Distribusi pangan tersebut difokuskan ke sejumlah wilayah yang mengalami defisit pasokan. Beberapa daerah tujuan antara lain Kabupaten Mahakam Ulu di Kalimantan Timur, Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta, Lombok Tengah dan Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat, serta Kepulauan Riau.
Selain intervensi pasar, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Hingga 14 Maret 2026, bantuan tersebut telah diterima oleh sekitar 232.076 keluarga penerima manfaat.
Total beras yang telah disalurkan mencapai sekitar 4,64 juta kilogram, sementara minyak goreng yang dibagikan mencapai sekitar 928.300 liter.