Pelaku disebut datang dari arah berlawanan sebelum akhirnya menyiramkan cairan tersebut ke bagian depan tubuh korban.
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan cairan kimia itu mengenai sejumlah bagian tubuh Andrie.
Setelah terkena siraman air keras, Andrie sempat terjatuh di jalan sambil berteriak kesakitan.
Sebelum kejadian itu Andrie baru saja menyelesaikan rekaman siniar bertema Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Jakarta Pusat sekitar pukul 23.00 WIB.
Cairan korosif tersebut mengenai sisi kanan tubuh korban termasuk mata, wajah, dada dan tangan. Sebagian pakaian yang dikenakan Andrie juga rusak karena terkena cairan tersebut.
Berdasarkan catatan medis korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen di tubuhnya. Andrie juga harus menjalani operasi pada bagian mata akibat terkena percikan cairan kimia yang bersifat korosif.