Bukannya Turun, Berat Badan Malah Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya

Jumat 13-03-2026,19:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pada bulan Ramadan biasanya datang bersama harapan baru dan sangat sering dianggap sebagai momen yang pas untuk dapat menurunkan berat badan.

Pada logika yang sederhana, tidak makan dan minum lebih dari setengah hari, frekuensi makan berkurang, cemilan siang hari otomatis jadi hilang.

Pada beberapa hari pertama memang sudah terasa.

Perut yang terasa lebih ringan, angka pada timbangan sempat menurun.

BACA JUGA:Teddy Beberkan Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana, Pangan dan Energi Jadi Pembahasan

Namun, setelah memasuki pertengahan Ramadan, cerita dari timbangan tersebut menjadi berubah.

Berat badan kini kembali ke titik awal, bahkan ada yang terus bertambah.

Pada situasi tersebut bukan hanya cerita dari satu atau dua orang saja.

Tetapi, hampir setiap tahun terjadi keluhan yang sama muncul saat sudah mendekati Lebaran.

BACA JUGA:Kampus Turun Suara, UII Minta Indonesia Tinggalkan Dewan Perdamaian Trump

Bulan Ramadan telah membuat pola makanan berubah total.

Bagi tubuh, pada perubahan tersebut bukan hanya sekedar soal jam makan saja.

Ia sudah menyentuh pada sistem hormon, metabolisme, dan cara tubuh untuk mengelola energi.

Penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine tahun 2020 menemukan bahwa pada pembatasan waktu makan tidak otomatis dapat menghasilkan penurunan berat badan bermakna bila total asupan kalori tidak berubah secara signifikan. 

BACA JUGA:Proyek Outsourcing Diduga Diatur dari Atas, KPK Sebut Uang Rp19 Miliar Mengalir ke Keluarga Bupati Pekalongan

Kategori :