Ayah NS Akui Aksi Potong Rambut Mantan Istri dengan Golok, Tolak Disebut Penganiayaan

Minggu 01-03-2026,18:08 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Ayah korban kekerasan anak di Jampang Kulon, Anwar Satibi, akhirnya memberikan tanggapan atas tudingan kekerasan dalam rumah tangga yang dilayangkan mantan istrinya, Lisnawati. Tuduhan tersebut muncul di tengah penyelidikan kasus kematian NS, remaja berusia 13 tahun yang meninggal akibat penganiayaan ibu tirinya.

Anwar tidak sepenuhnya membantah peristiwa yang dipersoalkan. Ia mengakui pernah memotong rambut Lisnawati menggunakan senjata tajam. Namun ia menolak tindakan itu dikategorikan sebagai penganiayaan dalam lingkup kekerasan rumah tangga.

"Itu sebetulnya kalau masuk KDRT tidak ya, karena saya sama dia itu nikahnya nikah siri. Itu rambut dia panjang saya ambil, saya potong, memang dipotongnya pakai golok, tapi itu pun sebenarnya harapannya dia jera," ujar Anwar kepada awak media di Kota Sukabumi, Sabtu 28 Februari 2026.

Menurut Anwar, peristiwa tersebut dipicu persoalan keuangan keluarga. Ia menyebut emosi muncul setelah mengetahui uang tabungannya dipinjamkan kepada kakak Lisnawati tanpa sepengetahuannya. Ia baru mengetahui hal itu saat hendak menggunakan uang tersebut.

"Apapun yang dia lakukan harus ada konfirmasi dulu ke suami, ada izin dulu. Waktu saya mau pakai uang itu, dia bilang uangnya tidak ada dipinjamkan ke kakak, dari situ saya murka. Tapi murka akting, jadi biar ada perhatian buat dia," papar Anwar.

BACA JUGA:Pertalite Diduga Tercampur Air, Penyaluran di SPBU Bekasi Timur Mendadak Dihentikan

Ia berpendapat tindakannya dilakukan sebagai bentuk teguran kepada istri. Anwar mengklaim pemotongan rambut dipilih karena dianggap tidak menimbulkan luka fisik pada tubuh. Baginya, tindakan tersebut dimaksudkan untuk memberi efek jera dan menumbuhkan rasa patuh.

"Saya kan suami, jangan seperti itu bisi dipeuncit (takut digorok). Dipeuncit itu rambutnya dulu, memang panjang banget saya ambil, saya potong. Kenapa saya potong rambut? Kan kalau rambut tidak sakit, beda dengan ke badan," lanjutnya.

Perkembangan kasus ini membuat perkara tidak lagi hanya berfokus pada dugaan penganiayaan yang dilakukan TR terhadap NS. Konflik antara kedua orang tua kandung korban turut mencuat setelah saling tuding dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Sebelumnya, Lisnawati melaporkan Anwar atas dugaan penganiayaan serta penelantaran anak. Laporan tersebut menambah rangkaian persoalan keluarga yang kini ikut diselidiki penyidik.

Anwar menepis tuduhan penelantaran terhadap anaknya. Ia menyatakan tidak pernah mengabaikan tanggung jawab sebagai orang tua. Ia bahkan berencana mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Lisnawati ke kepolisian.

BACA JUGA:Teman Dekat Inara Rusli Diteror Pesan Kasar Usai Ngaku Ragukan Pernikahan Siri dengan Insanul Fahmi

Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Penyidik berupaya menelusuri hubungan peristiwa masa lalu dalam keluarga tersebut dengan kondisi psikologis korban serta lingkungan tempat tinggalnya sebelum akhirnya meninggal dunia akibat penganiayaan ibu tirinya.

Kategori :