Pemantauan situasi dilakukan selama 24 jam guna memastikan perkembangan keamanan dapat segera diinformasikan kepada warga Indonesia di lapangan. Pemerintah juga menyiapkan jalur komunikasi intensif untuk memudahkan koordinasi apabila situasi memburuk.
"WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," tutup pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri RI dalam merespons perkembangan konflik terbaru di Timur Tengah.