JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Tekanan besar mengiringi langkah Barcelona jelang leg kedua semifinal Copa del Rey pada 4 Maret.
Bermain di Camp Nou memang memberi keuntungan atmosfer, namun defisit 0-4 dari leg pertama tetap menjadi bayang-bayang serius.
Pada pertemuan 13 Februari lalu, dominasi penguasaan bola tak mampu menyelamatkan Blaugrana dari efektivitas serangan balik Atletico Madrid.
Kini Barcelona menghadapi tantangan mental sekaligus taktis untuk mengejar selisih empat gol dari tim dengan pertahanan solid.
Kekalahan telak di markas lawan menjadi alarm keras bagi skuad asuhan Barcelona.
Meski unggul dalam kontrol permainan, mereka gagal meredam agresivitas Atletico yang tampil disiplin dan klinis.
Skor 0-4 bukan hanya angka, melainkan pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan dalam 1 laga penentuan.
Situasi ini membuat peluang lolos terasa berat, namun belum sepenuhnya tertutup.
Di tengah keraguan publik, winger asal Brasil, Raphinha, memilih tetap optimistis.
Ia menegaskan bahwa status juara bertahan menuntut mental baja dalam kondisi apa pun.
Menurutnya, laga di kandang sendiri bisa menjadi momentum kebangkitan bila dimaksimalkan sejak menit awal.
Keyakinan itu ia sampaikan secara terbuka dalam wawancara di Youtube resmi Barcelona.