Menu MBG Ramadan Diprotes Orang Tua di Kalbar, Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa 24-02-2026,19:51 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

"Menu Ramadan itu memang menu kering. Tidak dianjurkan menggunakan makanan yang cepat basi dan bercita rasa pedas," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin 23 Februari 2026.

Ia menjelaskan, makanan yang dibagikan umumnya berupa telur, buah, roti, kurma, maupun makanan lokal lain yang lebih tahan lama. Pemilihan menu dilakukan untuk menjaga keamanan pangan karena makanan dibawa pulang oleh siswa dan dikonsumsi saat berbuka puasa.

Agus menegaskan bahwa menu tetap harus memenuhi prinsip gizi seimbang. Proses distribusi juga mengikuti standar keamanan pangan, termasuk pengecekan masa kedaluwarsa serta kelengkapan izin produk seperti Pangan Industri Rumah Tangga.

"Yang kita hindari itu produk ultra-processed food yang dijadikan menu utama. Prinsipnya tetap gizi seimbang dan aman dikonsumsi saat berbuka," ujarnya.

BACA JUGA:Impor Rp24,66 Triliun Pikap India Dipertanyakan, Dasco Minta Ditahan Dulu

Dalam pelaksanaannya, makanan dibagikan pada pagi hari di sekolah. Siswa kemudian membawa paket tersebut ke rumah untuk disantap saat berbuka. Program MBG merupakan salah satu prioritas nasional yang ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah di berbagai daerah.

Agus mengatakan evaluasi akan terus dilakukan agar pelaksanaan program di lapangan tetap sesuai standar sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap kualitas menu yang diterima siswa.

Kategori :