Perkembangan terbaru itu telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Airlangga mengatakan Presiden meminta jajarannya menghitung seluruh risiko yang mungkin muncul sekaligus menyiapkan berbagai skenario menghadapi dinamika kebijakan perdagangan Amerika Serikat.
BACA JUGA:Halal Tak Dihapus Total, Pemerintah Tegaskan Produk Pangan AS Tetap Wajib Label
Dengan masa konsultasi yang masih berjalan, pemerintah mencoba menjaga ruang negosiasi tetap terbuka. Sikap itu diambil agar kepentingan ekspor Indonesia tetap terlindungi tanpa harus terseret perubahan kebijakan tarif global yang datang dari Washington.