JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Jose Mourinho kini sedang mengalami tekanan mental yang cukup berat.
Pelatih Benfica ini sebelumnya sangat berani melontarkan komentar pedas.
Keberanian itu kini justru berubah menjadi beban pikiran baginya.
Situasi ini terjadi setelah pertandingan sengit melawan Real Madrid selesai.
BACA JUGA:Juventus Hancur Lebur di Turki, Spalletti Enggan Jual Mimpi di Leg Kedua..
Laga Liga Champions tersebut berakhir dengan kekalahan tim tuan rumah.
Keributan antar pemain langsung pecah setelah Vinicius Junior mencetak gol.
Pemain asal Brasil tersebut mengaku menjadi korban rasisme di lapangan.
Gianluca Prestianni dituduh sebagai pelaku utama hinaan rasisme tersebut.
BACA JUGA:Gagal Capai Target, Patrick Kluivert Ngaku Masih Ingin Latih Timnas Indonesia
Mourinho awalnya justru menyoroti gaya selebrasi dari Vinicius Junior.
Ia menuding sang penyerang tidak memiliki rasa hormat terhadap tim lawan.
Publik pun langsung memberikan kritik tajam atas ucapan sang pelatih.
Banyak pihak menilainya sangat munafik dan enggan melakukan introspeksi diri.