Sang pesaing utama bukanlah tim sembarangan di kancah domestik.
Pasukan Pep Guardiola telah menguasai liga selama delapan tahun terakhir.
Enam trofi bergengsi sudah berhasil mereka bawa pulang ke Etihad.
Namun performa sang juara bertahan musim ini terlihat agak menurun.
BACA JUGA:Juventus Hancur Lebur di Turki, Spalletti Enggan Jual Mimpi di Leg Kedua..
Kekalahan mengejutkan dari Manchester United menjadi bukti nyata penurunan tersebut.
Mereka juga sempat dipaksa bermain seri oleh tim Tottenham Hotspur.
Situasi inkonsisten ini memunculkan pandangan berbeda dari para pengamat sepakbola.
Mantan penyerang timnas Inggris yaitu Gary Lineker memberikan prediksinya.
BACA JUGA:Gagal Capai Target, Patrick Kluivert Ngaku Masih Ingin Latih Timnas Indonesia
Lineker merasa persaingan musim ini memiliki dinamika yang sangat unik.
Dia meragukan kapasitas sang penantang untuk segera membalikkan keadaan.
"Saya menduga pertanyaannya adalah apakah City bisa secemerlang saat mereka memenangi titel empat musim beruntun, dalam periode yang mana mereka kurang lebih memenangi hampir setiap laga setelah Natal, Anda tak bisa melihat mereka kehilangan poin," jelasnya.
"Saya tak terlalu yakin Man City di level itu atau bisa cukup konsisten untuk mengejar Arsenal." sambungnya.