Merasa beban yang ditanggung semakin berat, Ci Mehong akhirnya memutuskan menghentikan pemberian uang kepada suaminya sejak pertengahan tahun lalu. Keputusan itu diambil setelah ia kembali dari perjalanan ke Amerika Serikat pada Mei.
“Saya sudah setop semenjak saya pulang dari Amerika bulan Mei,” ujarnya.
Di tengah situasi tersebut, ia mengaku bersyukur telah membuat perjanjian pisah harta sebelum menikah. Keputusan itu, menurutnya, diambil atas saran sang anak dan kini menjadi langkah yang ia nilai sangat membantu.
“Untung Tuhan itu baik, saya juga pisah harta. Itu juga karena Tuhan suruh anak saya,” ujar Ci Mehong.
Pengakuan terbuka ini menjadi kali pertama Ci Mehong menyampaikan secara publik rencana perceraian yang tengah ia tempuh. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan panjang dan pengalaman yang menurutnya sudah tidak lagi bisa dipertahankan.