Prabowo Hadiri KTT Board of Peace, Isu Gaza Jadi Agenda Utama

Kamis 19-02-2026,13:27 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto menyatakan pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace akan difokuskan pada upaya menjaga keberlanjutan gencatan senjata di Gaza serta merintis jalan menuju penyelesaian konflik Palestina. Forum itu digelar di Washington, D.C., dan menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomasi Indonesia di Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam forum bisnis bersama Kamar Dagang Amerika Serikat. Ia mengatakan kehadirannya di ibu kota AS merupakan undangan langsung dari Presiden Donald John Trump untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian.

“Pertemuan resmi pertama dari Board of Peace untuk membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina,” ujar Prabowo di Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.

Dalam forum yang sama, Prabowo kembali menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia yang disebut tetap berada pada jalur bebas aktif. Ia menekankan Indonesia tidak berada dalam orbit kekuatan tertentu dan berupaya menjaga hubungan dengan berbagai pihak.

BACA JUGA:Kepala SMK Negeri di Nias Selatan Diduga Bersekongkol dengan Suami Korupsi Dana BOS Rp 1,4 Miliar

“Kami melanjutkan kebijakan luar negeri non-blok, menghormati semua kekuatan besar. Saya bertekad untuk menjalankan kebijakan Good Neighbor Policy,” kata Prabowo.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian diposisikan sebagai bagian dari peran aktif dalam diplomasi global, bukan sebagai bentuk keberpihakan pada blok tertentu.

Langkah Awal dari Jalur Diplomasi

Sebelum kehadiran Prabowo di Washington, Menteri Luar Negeri Sugiono lebih dulu melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Riyad Mansour di Kantor Perwakilan Palestina di New York pada Senin, 16 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menyampaikan dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina sekaligus menegaskan pentingnya mendorong solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Alasan Pakar Tidak Menganjurkan Minum Teh saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ia juga menyampaikan rencana keikutsertaan Prabowo dalam forum Dewan Perdamaian yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia. Pertemuan itu melibatkan negara-negara yang tergabung dalam Kelompok 8 yang terdiri dari Indonesia, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.

“Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral yang ada, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” kata Sugiono.

Keterlibatan Indonesia dalam forum Dewan Perdamaian menjadi bagian dari rangkaian manuver diplomasi yang mencoba menempatkan Jakarta tetap berada di jalur tradisional politik luar negeri bebas aktif. Pemerintah menekankan bahwa setiap langkah yang diambil diarahkan untuk memperkuat upaya perdamaian, khususnya bagi Palestina, tanpa meninggalkan prinsip nonblok yang selama ini menjadi pijakan.

Di tengah dinamika konflik Gaza dan tarik-menarik kepentingan global, kehadiran Prabowo di forum tersebut menunjukkan upaya Indonesia untuk tetap terlibat dalam percaturan internasional sekaligus menjaga jarak dari polarisasi kekuatan besar.

Kategori :