JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pada saat menjalankan puasa ramadan bukan hanya sekedar ibadah spiritual saja, melainkan ada sebuah proses dari biologis yang dimana membawa adanya transformasi besar bagi tubuh.
Selama 30 hari berpuasa, tubuh akan dapat melakukan "pembersihan secara besar-besaran".
Hal tersebut memiliki dampak positif pada kesehatan fisik yang dimulai dari pencernaan hingga jantung.
Selama beberapa hari puasa, pada kadar gula darah dan tekanan darah akan menurun.
BACA JUGA:Batas Usia Guru Sekolah Garuda 32, Pemerintah Bakal Beri Karpet Merah Menuju PNS
Nanti nya tubuh akan memulai proses dari pembersihan.
Beberapa di hari pertama yaitu yang paling sulit, dikarenakan pada biasanya disertai dengan rasa sakit kepala, pusing, mual, dan rasa lapar yang sangat hebat.
Pada tahap kedua, tubuh akan mengalami terbiasa dengan jadwal puasa dan pada sistem pencernaan dapat beristirahat.
Pada sistem pencernaan akan memfokuskan pada energi pada pembersihan dari tubuh dan penyembuhan sel, dan juga sel darah putih yang ada di dalam tubuh akan menjadi lebih aktif nantinya.
BACA JUGA:Beasiswa Sekolah Garuda Full Setahun, Tahun Berikutnya Minimal 80 Persen
Pada tahap tersebut, organ-organ juga akan memulai proses perbaikan.
Selama sedang berpuasa, pada proses penyembuhan akan menjadi jauh lebih efesien sehingga tubuh dapat memperbaiki sel-sel yang sudah rusak.
Pada usus besar, hati, ginjal, paru-paru, hingga kulit akan menghilangkan racun.
Jika sudah 10 hari terakhir puasa, tubuh akan terbiada dengan proses puasa tersebut.