Warga Margahayu Ungkap Perilaku 2 Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Bekas Kampung Gajah

Selasa 17-02-2026,16:38 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

ZAAQ lahir di Bandung pada 2012 dan merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Kehidupan korban sempat berubah setelah ibunya meninggal dunia ketika ia duduk di kelas empat sekolah dasar.

Setahun kemudian, saat memasuki kelas lima, ZAAQ dibawa keluarga dari pihak ibu untuk tinggal dan bersekolah di Garut. Di masa inilah perkenalan antara korban dan pelaku terjadi.

BACA JUGA:Bos Maxim Menyamar Jadi Driver Selama Dua Hari, Ini yang Mereka Temukan

Belakangan keluarga mengetahui hubungan pertemanan keduanya tidak berjalan sehat. Korban disebut beberapa kali mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Warga Terkejut dengan Keterlibatan Remaja Pelaku

Kedua tersangka diketahui berasal dari Kampung Ciduga, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong. Kepala Desa Margahayu, Uce Saepurohman, membenarkan bahwa pelaku merupakan warganya.

Menurut Uce, kabar pembunuhan tersebut mengejutkan masyarakat desa. Warga tidak menyangka tindakan kekerasan fatal dilakukan oleh remaja seusia pelaku.

"Kami semua di sini sangat kaget. Ya tidak menyangka anak bisa melakukan tindakan yang sadis," ungkap Uce, Selasa pagi.

Ia menjelaskan, tersangka AP diketahui sudah tidak lagi bersekolah meski masih berusia di bawah umur. Dalam keseharian, AP bekerja sebagai pekerja pemasangan dekorasi pesta pernikahan.

Sementara itu, YA dikenal warga sebagai remaja yang kerap membuat masalah. Namun sebelumnya perilaku tersebut masih dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. Uce menyebut YA sempat dikeluarkan dari sekolah selama sekitar satu tahun sebelum akhirnya kembali aktif bersekolah.

"Sempat dikeluarkan kurang-lebih 1 tahunan. Tapi aktif masuk sekolah lagi," katanya.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mengguncang masyarakat di kampung asal para pelaku. Hingga kini, proses hukum terhadap kedua tersangka masih terus berjalan di bawah penanganan kepolisian.

Kategori :