"Bantuan pangan akan dibagikan di bulan Februari itu terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng dengan anggaran Rp 11,92 triliun. Nah, ini pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan untuk bisa menjaga kelancaran logistik," papar Airlangga.
Menurut Airlangga, ketersediaan stok nasional dinilai memadai untuk menopang program tersebut. Kondisi ini sejalan dengan peningkatan produksi pangan domestik yang mulai terlihat pada awal 2026.
BACA JUGA:BP Taskin Siapkan Sistem Token untuk Tekan Kemiskinan, Uji Coba Dimulai saat Ramadhan
"Terkait dengan kesiapan dan juga peningkatan produksi beras di bulan Januari, Februari sampai dengan Maret, di mana diperkirakan dengan kenaikan (produksi) yang ada itu, bansos yang diberikan beras itu mencukupi, karena stoknya nanti akan terpenuhi di akhir Maret," kata Airlangga.