JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kamu mungkin pernah merasa gatal atau nyeri di tenggorokan setelah menyantap gorengan.
Banyak orang langsung menyalahkan kualitas minyak yang dianggap kotor atau jelantah.
Padahal, minyak yang bersih sekalipun bisa menyebabkan masalah yang sama pada tenggorokanmu.
Ada faktor kimia dan fisik lain yang sebenarnya menjadi penyebab utama rasa sakit tersebut.
Penyebab pertama yang jarang diketahui orang adalah senyawa bernama acrolein.
Senyawa ini terbentuk ketika minyak goreng dipanaskan hingga mencapai titik asapnya yang sangat tinggi.
Acrolein bersifat iritatif dan bisa memicu peradangan langsung pada dinding tenggorokanmu.
Acrolein membuat tenggorokan terasa gatal, kering, dan memicu batuk kering yang mengganggu.
BACA JUGA: Kenapa Habis Makan Langsung Mules? Ini Penjelasan Medisnya dan Kapan Harus Waspada
Selain faktor kimia, tekstur gorengan juga memegang peran penting dalam melukai tenggorokan.
Gorengan yang dimasak hingga kering memiliki permukaan yang kasar, keras, dan tajam.
Saat kamu menelannya, remah-remah tajam ini bisa menggores lapisan mukosa halus di kerongkongan.
Gesekan fisik inilah yang kemudian menyebabkan iritasi mikro dan rasa perih saat menelan.