Tragis! Kreator Konten Filipina Tewas setelah Makan Kepiting Setan

Jumat 13-02-2026,20:18 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kabar duka datang dari Palawan, Filipina. Kreator konten kuliner Emma Amit, 51 tahun, tewas setelah menyantap kepiting beracun yang dikenal berbahaya di perairan setempat.

Peristiwa itu bermula dari sebuah video yang diunggah ke Instagram pada 4 Februari 2026. Dalam rekaman singkat tersebut, Emma terlihat bersama sejumlah temannya memanen kepiting di hutan bakau dekat kediamannya di Puerto Princesa, kota pesisir di Pulau Palawan.

Ia kemudian memasak hasil tangkapan itu. Hidangan laut yang terdiri dari siput dan kepiting dimasak lalu dicampur santan. Di bagian akhir video, Emma tampak menyantap daging kepiting sambil tersenyum.

Sehari setelahnya, kondisi kesehatannya menurun. Tetangga melaporkan pemilik akun dengan lebih dari 200 ribu pengikut itu mengalami kejang-kejang. Ia sempat dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapat pertolongan.

Namun keadaan terus memburuk. Warna bibirnya berubah menjadi biru tua. Ia juga kehilangan kesadaran. Tenaga medis berupaya memberikan penanganan, tetapi nyawanya tak tertolong.

BACA JUGA:Diserang Opini Publik, Pesulap Merah Tegaskan Ratu Rizky Nabila Bukan Perebut Suami Orang

Emma dinyatakan meninggal pada 6 Februari 2026, dua hari setelah video tersebut diunggah. Seorang temannya yang ikut menyantap kepiting yang sama juga dilaporkan meninggal dunia.

Mengenal kepiting beracun Zosimus aeneus

Jenis kepiting yang dikonsumsi Emma diketahui bernama Zosimus aeneus. Di Filipina, spesies ini populer dengan sebutan devil crab atau kepiting setan.

Kepiting ini hidup di kawasan terumbu karang Indo-Pasifik. Cangkangnya berwarna cerah dengan pola mencolok sehingga relatif mudah dikenali.

Ahli biologi kelautan menyebut kepiting setan sebagai salah satu kepiting paling beracun di kawasan tersebut. Dagingnya mengandung campuran neurotoksin kuat, termasuk tetrodotoksin dan saxitoksin.

Racun tersebut tidak hilang meski telah dimasak. Zat beracun itu dapat melumpuhkan otot, menghentikan pernapasan, dan menyebabkan kematian dalam hitungan jam.

BACA JUGA:8 Drama China Kerajaan dengan Rating Fantastis Bikin Penonton Ketagihan, The Prisoner of Beauty Jadi Primadona Para Netizen

Respons pemerintah setempat

Setelah kejadian itu, aparat desa mendatangi rumah Emma. Di tempat sampah, mereka menemukan cangkang kerang dan kepiting berwarna cerah yang diduga kuat sebagai kepiting setan.

Kepala desa Luzviminda Laddy Gemang mengirim petugas untuk menyelidiki temuan tersebut. Cangkang kepiting yang mencolok terlihat berserakan di antara sampah rumah tangga.

Ia mengaku menyesalkan peristiwa tersebut, terlebih Emma dan suaminya dikenal sebagai nelayan berpengalaman.

Kategori :