POSTINGNEWS.ID --- Pernah nggak sih ngerasa otak lo lemot banget pas lagi dikejar deadline? Rasanya buat fokus ke satu hal yang penting aja susahnya minta ampun, padahal lo udah usaha maksimal.
Mungkin itu bukan karena lo kurang kopi, tapi tanda kalau otak lo sudah kebanyakan stimulasi. Solusi paling ampuh yang bisa lo coba sekarang adalah melakukan "puasa dopamin".
Puasa dopamin bukan berarti lo berhenti menikmati hidup dan jadi pertapa, ya. Ini adalah metode buat istirahat sejenak dari segala pemicu kebahagiaan instan yang biasanya datang dari dunia digital.
BACA JUGA:Otak Lemot Bukan Karena Bodoh, Tapi Karena 5 Kebiasaan Sepele Ini Kamu Lakuin Tiap Hari!
Kenapa Reseptor Otak Lo Perlu di-Reset?
Sinyal dopamin kita sering banget "dibajak" sama notifikasi media sosial yang nggak ada habisnya. Otak jadi tumpul karena terus-terusan dibanjiri kesenangan sesaat dari scrolling video pendek.
Akibatnya, tugas-tugas sulit atau kerjaan yang membosankan jadi terasa berkali-kali lipat lebih berat. Lo perlu memutus siklus kecanduan instant gratification ini biar fokus lo balik lagi.
Metode ini sebenarnya punya landasan ilmiah yang kuat, yaitu Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Tujuannya jelas: mengurangi perilaku impulsif yang selama ini merusak produktivitas jangka panjang lo.
BACA JUGA:Panik Tiba-Tiba Stres Melanda? Tenang, Reset Otakmu dalam 30 Detik dengan Cara 'Physiological Sigh'
Cara Eksekusi Puasa Dopamin Tanpa Siksa Diri
Pilih satu hari libur, misalnya hari Minggu, buat mulai tantangan ini. Aturan mainnya simpel: hindari ponsel, media sosial, dan segala jenis gadget hiburan lainnya selama 24 jam penuh.
Jangan manjakan lidah dengan makanan cepat saji atau minuman yang kadar gulanya tinggi. Ganti semua aktivitas berisik itu dengan kegiatan yang jauh lebih tenang dan "analog".
Lo bisa coba baca buku fisik (bukan e-book!), jalan kaki santai di taman, atau nulis jurnal pribadi. Interaksi langsung sama orang terdekat tanpa gangguan HP bakal terasa jauh lebih bermakna.
Rasa Bosan Itu Ternyata "Nutrisi" Buat Mental
Pas lagi puasa dopamin, hindari juga dengerin musik keras atau marathon film seharian. Biarkan pikiran lo mengembara bebas tanpa ada input digital apa pun yang masuk.
Kalau rasa bosan mulai muncul, jangan panik! Itu sebenarnya tanda yang sangat menyehatkan. Artinya, otak lo lagi beristirahat dari kelelahan kronis akibat stimulasi berlebih.
Setelah 24 jam berlalu, lo bakal ngerasa pikiran jauh lebih jernih dan tajam. Hal-hal kecil di sekitar yang biasanya lo cuekin bakal terlihat lebih menarik, dan rasa cemas akibat medsos bakal berkurang drastis.