POSTINGNEWS.ID --- Pasti sampeyan sering merasa badan nggak enak atau meriang pas kelelahan sehabis kerja atau touring jauh.
Orang Indonesia biasanya menyebut kondisi ini sebagai masuk angin, dan solusi paling cepat serta murah meriah ya apalagi kalau bukan kerokan.
Metode tradisional ini memang sudah jadi andalan turun-temurun buat para pemotor karena dipercaya ampuh bikin badan enteng lagi.
BACA JUGA:Jangan Sembarangan! Ini 6 Bahaya Kerokan di Bagian Leher
Rahasia di Balik Bekas Merah Saat Kerokan
Mungkin sampeyan penasaran kenapa kulit bisa berubah warna jadi merah banget pas dikerok pakai koin.
Warna merah itu sebenarnya tanda pecahnya pembuluh darah kapiler di bawah kulit, yang dalam istilah medis disebut sebagai petechiae.
Banyak yang salah kaprah kalau makin merah berarti anginnya makin banyak, padahal itu murni reaksi pembuluh darah kita, bro!
BACA JUGA:Jangan Dibuang! Koin 'Kerokan' Ini Bisa Dihargai Puluhan Juta Loh, Sikat Dah
Hormon Endorfin: Bikin Tubuh Rileks Seketika
Gesekan koin di kulit itu sebenarnya berfungsi buat melebarkan pembuluh darah sampeyan biar aliran darah di permukaan makin lancar.
Nah, saat proses gesekan terjadi, tubuh kita bakal merespons dengan memproduksi hormon endorfin secara alami.
Hormon inilah yang jadi "obat" buat bikin otot-otot yang tegang jadi lebih rileks dan rasa sakit di badan mendadak hilang.
BACA JUGA:Efek Samping Kerokan, Hati-hati Ternyata Bisa Sebabkan Stroke Hingga Infeksi Kulit!
Sirkulasi Darah Lancar, Pegal-Pegal Hilang
Ingat ya, warna merah di punggung bukan patokan parahnya penyakit, melainkan cuma reaksi peradangan lokal gara-gara gesekan benda tumpul.
Sirkulasi darah yang meningkat otomatis bakal bawa oksigen lebih banyak ke jaringan otot sampeyan yang lagi capek.
Hal inilah yang sebenarnya ngebantu banget ngurangin rasa pegal di punggung setelah seharian menembus kemacetan di atas jok motor.
BACA JUGA:Catat! Untuk Anda Yang Sering Masuk Angin, Ini Cara Kerokan Yang Benar