NasDem Nilai Sinyal Prabowo Dua Periode Wajar dan Masuk Akal

Senin 09-02-2026,18:42 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Wakil Ketua Partai NasDem Saan Mustopa menilai tidak ada yang keliru dari munculnya sinyal Presiden Prabowo Subianto ingin kembali maju untuk periode kedua. Menurut dia, keinginan itu justru sejalan dengan tingkat kepuasan publik yang saat ini tergolong sangat tinggi.

Saan menyebut hasil survei terbaru Indikator Politik menjadi salah satu tolok ukur penting. Dalam survei yang dirilis pada Ahad, 8 Februari 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Prabowo tercatat mencapai 79,9 persen.

Angka tersebut dianggap sebagai gambaran nyata bahwa mayoritas publik mengapresiasi kepemimpinan Prabowo selama satu tahun terakhir.

“Enggak ada masalah ya (dua periode). Kalau dilihat dari approval rating 80 persen tingkat kepuasan, apa yang dilakukan Pak Prabowo tahun ini kan berarti mendapatkan apresiasi,” kata Saan di kompleks DPR, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

BACA JUGA:Pengangguran November 2025 Turun Jadi 7,35 Juta Orang

Menurut Saan, tingginya kepuasan publik membuat wacana Prabowo kembali bertarung pada pemilu 2029 menjadi sangat rasional. Ia meyakini hasil kerja pemerintahan saat ini telah memberi harapan positif bagi banyak pihak.

Wakil Ketua DPR itu bahkan menyebut capaian kepuasan publik tersebut sebagai sesuatu yang patut disyukuri bersama. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan politik, dukungan masyarakat dinilai menjadi modal besar bagi Prabowo.

“Itu tentu membahagiakan semua dengan problem yang ada. Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu wacana dua periode masuk akal,” ujar Saan.

Bagi NasDem, lanjut Saan, tidak ada alasan untuk mempersoalkan sinyal politik yang dilontarkan Prabowo. Selama kinerjanya terus mendapat dukungan publik, keinginan maju lagi dianggap sebagai hak politik yang sah.

BACA JUGA:Survei Indikator Ungkap 72,8 Persen Warga Puas Program Makan Bergizi Gratis

Sinyal Langsung dari Prabowo

Isu dua periode sebenarnya sudah sempat dilontarkan langsung oleh Prabowo Subianto. Dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Senin, 2 Februari 2026, Prabowo secara terbuka menyinggung soal kontestasi pemilu 2029.

Di hadapan para kepala daerah dan pejabat pemerintah, Prabowo meminta agar tidak ada pihak yang merusak persatuan bangsa hanya karena perbedaan pandangan politik. Ia mempersilakan siapa pun yang tidak setuju dengannya untuk bersaing secara sehat di pemilu mendatang.

“Kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan, 2029 bertarung,” ucap Prabowo.

Pernyataan itu kemudian ditafsirkan banyak kalangan sebagai sinyal kuat bahwa Prabowo siap kembali maju sebagai calon presiden pada 2029.

Kategori :