Lansia Bakal Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis

Minggu 08-02-2026,10:32 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Program makan bergizi gratis atau MBG yang selama ini menyasar anak sekolah dan ibu hamil, kini direncanakan merambah kelompok warga lanjut usia. Badan Gizi Nasional sedang menyiapkan langkah untuk mengintegrasikan program tersebut dengan bantuan sosial milik Kementerian Sosial.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan rencana itu muncul setelah ada pembahasan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Menurut dia, dua lembaga pemerintah tersebut ingin agar program bantuan makanan bagi lansia bisa disinergikan dengan skema MBG yang sudah berjalan.

“Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginginkan ada integrasi. Kami masih memikirkan mekanismenya,” kata Dadan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

Selama ini, Kementerian Sosial memang sudah memiliki program bantuan makanan bagi warga lanjut usia. Bantuan itu diberikan khusus kepada lansia berumur di atas 75 tahun yang hidup sebatang kara. Makanan disalurkan dua kali sehari sebagai bentuk perhatian negara terhadap kelompok rentan.

BACA JUGA:Ubah Apartemen Jadi Safe House, Cara Pejabat Bea Cukai Simpan Uang Hasil Suap Impor Barang KW

Karena itu, menurut Dadan, rencana integrasi dengan MBG perlu dirancang secara matang agar tidak terjadi tumpang tindih. Badan Gizi Nasional saat ini masih menggodok berbagai aspek teknis, mulai dari sumber anggaran sampai cara pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.

“Apakah sama seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak balita. Ini masih dirumuskan,” ujarnya.

Mekanisme Masih Dirancang

Dadan menjelaskan bahwa pola pelaksanaan MBG untuk lansia kemungkinan akan memiliki perbedaan dengan skema yang diterapkan pada kelompok lain. Pada program untuk anak sekolah atau balita, distribusi makanan bisa dilakukan melalui sekolah atau pos layanan kesehatan. Sementara untuk lansia, diperlukan pendekatan yang lebih khusus.

Meski begitu, ia memastikan bahwa peran Kementerian Sosial tetap akan sangat penting. Dalam pelaksanaannya nanti, pemerintah akan tetap melibatkan tenaga pendamping atau pengasuh yang selama ini mendampingi para lansia penerima bantuan.

Dengan cara itu, pemerintah berharap makanan bergizi benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan dan tidak sekadar menjadi program di atas kertas.

Gagasan memberi makan bergizi gratis bagi lansia sebenarnya bukan rencana baru. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, sudah lebih dulu menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada 4 November 2025.

BACA JUGA:Ratu Rizky Nabila Terpikat Sejak Pandangan Pertama, Ngaku Tak Tahu Pesulap Merah Sudah Beristri

Menurut Gus Ipul, program ini merupakan kelanjutan sekaligus transformasi dari bantuan sosial yang sudah berjalan di lingkungan Kementerian Sosial. Pemerintah ingin agar bantuan untuk lansia tidak hanya berupa uang atau sembako, tetapi langsung dalam bentuk makanan siap santap yang terjamin gizinya.

Ia menargetkan program makan bergizi gratis untuk lansia bisa mulai berjalan pada 2026. Sasaran utamanya adalah kelompok lansia telantar yang selama ini sulit memenuhi kebutuhan pangan secara layak.

Kategori :