JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Jakarta kini sedang mempersiapkan kesempatan kerja bagi masyarakat luas di ibukota yang ingin bekerja sebagai tenaga lapangan khusus Bina Marga.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan membuka lowongan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) demi memperkuat kinerja perbaikan jalan dan infrastruktur di banyak wilayah Jakarta.
Langkah ini muncul akibat kebutuhan tenaga kerja di Dinas Bina Marga yang dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya kerusakan jalan yang banyak terjadi akhir-akhir ini.
BACA JUGA:Dokumen Baru Ungkap Dugaan Perdagangan Anak Turki dalam Kasus Jeffrey Epstein
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kuota PJLP Bina Marga yang ada saat ini sekitar 1.400 orang sudah dirasakan kurang mencukupi kebutuhan kerja di lapangan.
Menurut Pramono, berkurangnya tenaga kerja karena banyaknya petugas yang telah memasuki masa pensiun membuat pemerintah memutuskan menambah jumlah PJLP untuk pekerjaan fisik di lapangan.
Penambahan tenaga ini akan membantu Dinas Bina Marga dalam berbagai pekerjaan termasuk perawatan, pembangunan, dan terutama penanganan jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta yang sering menjadi masalah.
Walaupun rencana pembukaan lowongan ini telah disetujui oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, jumlah pastinya masih akan dihitung dan ditetapkan bersama oleh Bina Marga, asisten pembangunan, serta Sekretaris Daerah Jakarta.
BACA JUGA:LinkedIn Tak Bisa Diakses Imbas Polemik #OpenToWork, Prilly Latuconsina Unggah Video Permintaan Maaf
Petugas PJLP nantinya akan fokus untuk menangani kondisi rumit seperti lubang jalan dan kerusakan permukaan yang timbul akibat curah hujan tinggi serta beban kendaraan berat yang lewat setiap hari.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan bahwa dari total 1.400 PJLP saat ini, hanya sekitar 755 orang yang benar-benar ditugaskan menangani jalan berlubang di seluruh Jakarta.
Situasi tersebut menurut Heru membuat efektivitas penanganan jalan menjadi kurang optimal, sehingga penambahan tenaga menjadi hal yang sangat perlu dilakukan sebagai bagian dari pelayanan publik.
Menurut rencana, proses evaluasi penambahan kuota tenaga PJLP akan mempertimbangkan kondisi lapangan secara menyeluruh agar jumlah tenaga yang dibuka nanti benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata di ibu kota.
BACA JUGA:Isu Cerai Nia Ramadhani Menguat, Ramalan Hard Gumay Kembali Disorot
Kebijakan membuka lowongan PJLP ini dinilai tak hanya akan membantu mempercepat pekerjaan perbaikan jalan, tetapi juga dapat menjadi peluang kerja bagi warga Jakarta yang membutuhkan penghasilan tambahan.