Ia menambahkan, langkah itu bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan orang lain.
"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," imbuhnya.
Menerima Kritik Publik
Meski telah memberikan penjelasan, Prilly mengatakan dirinya terbuka terhadap kritik. Ia menyadari penggunaan fitur tersebut dapat dinilai kurang tepat, terutama di tengah kondisi sulit yang dihadapi banyak pencari kerja.
Ia mengakui bahwa berkomunikasi di platform profesional menuntut kepekaan yang lebih besar. Ia ingin kehadirannya di ruang tersebut tidak menimbulkan polemik baru.
BACA JUGA:Waduh! Penjual Es Gabus Blak-blakan Minta Mobil Usai Dapat Motor, Tuai Sorotan Warganet
Akun LinkedIn Tidak Bisa Diakses
Prilly juga menjelaskan soal akun LinkedIn miliknya yang sempat tidak dapat dibuka. Ia menyebut hal itu terjadi di luar kendalinya. Kendala muncul setelah adanya lonjakan aktivitas yang sangat tinggi usai unggahan #OpenToWork tersebut.
Menurutnya, persoalan itu kini sedang ditangani agar akun tersebut dapat kembali diakses.
Komitmen di Akhir Pernyataan
Menutup video klarifikasinya, Prilly menegaskan komitmen untuk terus menjalankan kegiatan positif dan kerja sama yang berdampak bagi publik. Ia kembali menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman.
"Terima kasih untuk kalian semua untuk masukan, perhatian, dan pengertiannya," ujarnya.