Dampak dari ulah suporter ini sangat merugikan bagi kubu Nerazzurri dalam persaingan di Serie A.
Kementerian Dalam Negeri Italia tidak ragu menjatuhkan hukuman berat berupa larangan kehadiran suporter di laga tandang.
Inter Milan dipastikan akan berjuang sendirian tanpa pemain ke-12 mereka dalam tiga pertandingan ke depan.
Keputusan tegas ini diambil demi memberikan efek jera kepada kelompok suporter yang tidak disiplin.
Pernyataan resmi dari otoritas setempat menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pertandingan sepak bola.
"Setelah adanya insiden serius yang terjadi di laga tersebut, Kementerian Dalam Negeri menghukum fans Inter tidak boleh mendampingi timnya di laga tandang sampai 23 Maret 2026, termasuk juga untuk laga tandang di area Lombardi." tulis pernyataan Kementrian Dalam Negeri Italia.
Hukuman ini berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak klub.
Semua pihak berharap insiden serupa tidak akan terulang lagi di masa mendatang.