Prabowo Tegas Ancam Tangkap Kader Gerindra yang Langgar Hukum

Senin 02-02-2026,19:25 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras di hadapan para kepala daerah dan pejabat pemerintah. Ia menegaskan tidak akan segan menangkap kader Partai Gerindra jika terbukti melanggar hukum. Sebagai Ketua Umum Gerindra, Prabowo memastikan tidak ada perlindungan bagi siapa pun yang berbuat salah, termasuk orang-orang dari partainya sendiri.

Ancaman tegas itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

“Kalau (ada kader) Gerindra berengsek, Gerindra pun saya tangkap. Jangan macam-macam, enggak ada itu. Kita semua bergerak,” kata Prabowo di depan para peserta rapat.

Ucapan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan hadirin. Prabowo ingin menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak ada ruang bagi pelanggaran hukum, siapa pun pelakunya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan bahwa dirinya tidak memandang seseorang berdasarkan latar belakang politik atau partai. Menurut dia, setelah menjadi presiden, tugasnya hanya satu, bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa membeda-bedakan.

“Saya tidak akan tanya ini gubernurnya (dari) partai mana. Dulu milih calon nomor 1, 2, atau 3. Saya enggak akan tanya,” ujar Prabowo.

Untuk memperjelas maksudnya, Prabowo secara khusus menyebut nama Bupati Lahat, Sumatera Selatan, Bursah Zarnubi. Di hadapan publik, Prabowo mencontohkan bahwa ia tetap mendukung kepala daerah tanpa melihat asal partainya.

“Saya tidak tanya, Pak Bursah, kamu partai mana? Kan tidak saya tanya, tetap saya dukung Beliau,” kata Prabowo.

Tak berhenti di situ, Prabowo sempat berkelakar soal istri Bursah yang merupakan kader Partai Gerindra. Dengan nada santai, ia menyebut kedekatan itu tidak ada hubungannya dengan dukungan pemerintah.

“Karena istrimu kan Gerindra, ya. Tapi, saya tidak tanya dia, kebetulan istrinya Gerindra. Tidak ada urusan saya,” kata Prabowo menambahkan, disambut tawa peserta rapat.

Klaim Tidak Pilih Kasih Daerah

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan membeda-bedakan daerah hanya karena faktor politik. Ia mengaku tetap menjalankan program prioritas di semua wilayah, termasuk di daerah yang pada Pemilu Presiden 2024 bukan menjadi basis dukungannya.

Sebagai contoh, Prabowo menyebut program makan bergizi gratis yang terus berjalan di Sumatera Barat, meski ia mengakui kalah suara di provinsi tersebut.

“Buktinya saya kalah di Sumatera Barat, benar? Tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat,” kata Prabowo.

Hal serupa, lanjutnya, juga terjadi di Aceh. Meskipun tidak memenangkan pemilu di daerah tersebut, Prabowo menegaskan pembangunan tetap digencarkan tanpa melihat hasil politik masa lalu.

Kategori :