Wirtz kemudian langsung tancap gas selepas masa sulit tersebut.
Ia berkontribusi besar dalam tujuh gol dari sepuluh laga terakhir.
Statistik mencatat rincian lima gol dan dua assist dari kakinya.
Angka ini menjadi yang terbanyak di antara pemain Premier League lainnya.
BACA JUGA:Skandal Kelam Wasit Liga 2: Paksa Istri 'Threesome' Berujung Laporan Polisi!
Kini ia terlihat jauh lebih percaya diri saat menguasai bola.
Aksi-aksinya di lapangan kerap membahayakan barisan pertahanan lawan.
Perubahan positif ini tentu membuat perasaan Wirtz menjadi sangat senang.
Ia mengakui sempat merasa down akibat performa buruk di awal musim.
Wirtz berusaha keras memotivasi dirinya sendiri saat masa sulit itu.
"Saya bilang ke diri sendiri bahwa kamu bisa bagus betul di Jerman, jangan tiba-tiba lupa cara main bola ketika sudah di sini." kata Wirtz, dilansir dari BBC Sport.
Harapannya sempat berbenturan dengan realitas lapangan yang keras.
"Jadi saya sangat antusias ketika datang dan ingin segalanya serba cepat, tapi faktanya tidak seperti itu." tambahnya.
Pola pikir positif menjadi kunci kebangkitannya saat ini.