Penasaran Menu MBG saat Ramadhan? Ini yang akan Dibagikan Pemerintah

Selasa 27-01-2026,11:26 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis dipastikan tetap bergulir sepanjang bulan Ramadhan. Pemerintah menyiapkan skema khusus agar penyaluran bantuan tidak terhambat oleh jadwal puasa dan tetap tepat sasaran.

Penyesuaian dilakukan menyusul kondisi mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa. Badan Gizi Nasional memastikan perubahan pola distribusi tidak mengurangi kualitas maupun manfaat program.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan fokus utama program tetap pada kelompok rentan, yakni ibu hamil dan anak balita. Kelompok ini dinilai tidak terdampak kewajiban puasa sehingga pelayanan gizi tetap berjalan seperti hari biasa.

“Pada prinsipnya MBG menyasar ibu hamil dan anak balita. Anak balita tentu tidak terkena kewajiban puasa, jadi program ini untuk mereka tetap berjalan normal,” ujarnya saat bersilaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia, dikutip Selasa 27 Januari 2026.

Skema Berbeda untuk Anak Sekolah

Perubahan pola distribusi diterapkan untuk siswa sekolah di wilayah mayoritas Muslim. Makanan tetap dibagikan di sekolah, tetapi tidak dikonsumsi di tempat. Paket makanan dibawa pulang untuk disantap saat waktu berbuka.

BACA JUGA:Kasus Virus Nipah di India Melonjak, WHO Beri Alarm Waspada Internasional

Kebijakan ini sempat memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Jeda waktu yang cukup panjang antara jam pulang sekolah dan waktu berbuka dinilai berisiko membuat makanan tidak layak konsumsi.

BGN menyebut persoalan itu sudah diperhitungkan sejak awal perencanaan.

Menu Disesuaikan Selama Ramadhan

Untuk menghindari makanan cepat rusak, jenis menu selama Ramadhan disesuaikan. BGN memilih bahan pangan yang lebih tahan disimpan hingga sore hari.

Menu tersebut antara lain telur asin, telur rebus, telur pindang, susu, buah, dan kurma. Selain itu disiapkan pula abon, roti, serta penganan lokal yang tidak mudah basi.

“Menu yang dibawa ke rumah dipastikan yang tahan sampai waktu berbuka,” kata Dadan.

BACA JUGA:Anggaran Pendidikan Terancam, Guru dan Mahasiswa Gugat APBN 2026 ke MK

Wilayah Nonpuasa Tetap Jalan Normal

Di daerah yang penduduknya tidak menjalankan puasa, pola penyaluran MBG tidak mengalami perubahan. Makanan tetap dibagikan dan dikonsumsi seperti hari biasa.

Hal yang sama berlaku bagi ibu hamil dan balita. Kelompok ini tetap menerima bantuan sesuai jadwal karena menjadi sasaran utama program pemenuhan gizi.

Pesantren Diatur Menjelang Berbuka

Khusus lingkungan pesantren, BGN menyiapkan mekanisme berbeda. Waktu memasak dan distribusi digeser ke sore hari agar makanan bisa langsung disantap saat berbuka puasa.

Kategori :