JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kabar gembira datang dari Kementerian Agama pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, saat pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree resmi dibuka untuk tahun ini.
Beasiswa ini bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), memberikan kesempatan kuliah S2 di Indonesia dan Australia sekaligus.
Program ini dirancang untuk menguatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus membangun kompetensi global bagi generasi pendidik di Indonesia.
BACA JUGA:Anggaran Pendidikan Terancam, Guru dan Mahasiswa Gugat APBN 2026 ke MK
Pendaftaran dibuka secara daring melalui laman resmi beasiswa.kemenag.go.id mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026.
Calon penerima yang lolos seleksi akan mengikuti program dua tahun penuh dengan skema kuliah lintas negara.
Tahun pertama studi ditempuh di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Setahun berikutnya peserta akan melanjutkan studi di Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) di University of Canberra, Australia.
Skema ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga pendidik dengan kompetensi internasional yang kuat serta jejaring luas di dunia pendidikan.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa beasiswa gelar ganda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi keagamaan.
Ia menegaskan program ini adalah bagian dari pengembangan Beasiswa Indonesia Bangkit yang didukung oleh LPDP serta merupakan investasi sumber daya manusia unggul di masa depan.
Kamaruddin mengajak keluarga besar Kemenag untuk memanfaatkan peluang ini sebagai langkah pengembangan karier dan kontribusi nyata terhadap sistem pendidikan Indonesia.
BACA JUGA:Terseret Kasus Korupsi, Immanuel Ebenezer Justru Minta Dihukum Mati
Beasiswa ini diperuntukkan khusus bagi sivitas akademika di lingkungan Kementerian Agama, seperti guru, ustadz, kyai, tenaga kependidikan, dosen, dan alumni Perguruan Tinggi Keagamaan.