Diduga Kelelahan, Menteri Kelautan dan Perikanan Mendadak Ambruk saat Upacara Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Minggu 25-01-2026,14:34 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Upacara pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros sempat terhenti sesaat. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendadak ambruk ketika berada di area podium.

Peristiwa itu terjadi saat prosesi penghormatan berlangsung pada Minggu 25 Juni 2026. Trenggono yang memimpin langsung upacara terlihat berdiri di depan podium sebelum akhirnya kehilangan kesadaran. Sejumlah petugas segera menghampiri dan membawanya keluar dari lokasi acara.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan kondisi Trenggono tidak mengkhawatirkan. Ia memastikan menteri sudah kembali sadar tak lama setelah insiden tersebut.

"Sudah sadar," kata Didit kepada wartawan.

Menurutnya, Trenggono mengalami kelelahan setelah menjalani rangkaian kegiatan sejak pagi. Tidak ada gangguan kesehatan serius yang dialami menteri.

BACA JUGA:Neraka Judi Online di Kamboja, Cerita Warga Bengkulu Disetrum dan Dipaksa Jadi Scam

"Nggak apa-apa. Kecapekan. Enggak, kecapekan saja," ujarnya.

Sebelum jatuh pingsan, Trenggono sempat memimpin penyerahan jenazah kepada keluarga korban. Ia maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB. Baru beberapa saat berdiri, tubuhnya tiba-tiba oleng lalu terjatuh.

Petugas medis langsung memberikan pertolongan. Trenggono kemudian dibawa ke ambulans untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan di luar area upacara.

Upacara tersebut digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Tiga jenazah yang dilepas adalah pilot pesawat Kapten Andy Dahananto serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

BACA JUGA:Kabar Baik! Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu, Kemendikdasmen Juga Salurkan Tunjangan dan Bantuan Pendidikan

Sejak awal kegiatan, suasana duka menyelimuti lokasi. Tangis keluarga pecah ketika peti jenazah dibawa ke tempat upacara. Sejumlah kerabat terlihat mendekat dan meratap di sisi peti sebelum prosesi dimulai.

Meski sempat diwarnai insiden kesehatan, upacara penghormatan tetap berlangsung hingga selesai. Aparat dan panitia memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib dalam suasana khidmat.

Kategori :