Terjebak Api Saat Terlelap, Lansia di Pamekasan Meninggal Dunia

Minggu 18-01-2026,20:48 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Dini hari di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berlangsung sunyi. Namun suasana itu berubah setelah api membakar sebuah kamar di salah satu rumah warga. Dari peristiwa itu, seorang lelaki lanjut usia ditemukan meninggal dunia.

Korban bernama Sabarno, berusia 86 tahun. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar belakang rumahnya pada Minggu 18 Januari 2026 sekitar pukul 02.30. Saat kejadian, korban diduga sedang tidur seorang diri.

Api pertama kali diketahui warga ketika sudah membesar. Kobaran terlihat dari bagian dalam rumah, tepatnya di kamar tempat korban beristirahat. Warga berusaha membantu dengan peralatan seadanya, namun api terlanjur menguasai ruangan tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Warga tidak sempat memberikan pertolongan karena situasi di dalam kamar sudah tidak memungkinkan.

“Saya tahu api sudah padam dan korban sudah meninggal,” ujar Sahid, warga setempat.

BACA JUGA:Ngeri! Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Menurut keterangan warga, api menyebar dengan cepat. Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena sedang tertidur.

“Cerita di lokasi, korban sedang tidur. Kemungkinan sedang merokok dan tertidur,” kata Sahid.

Peristiwa itu dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi mengatakan kebakaran terjadi pada dini hari saat kondisi sekitar masih sepi. Proses evakuasi baru dapat dilakukan setelah api mulai mereda.

“Keluarga tidak sempat menyelamatkan korban. Karena api membesar di kamar korban,” ujar Jupriadi.

Ia menjelaskan, sumber api diduga berasal dari kamar tempat korban berada. Usia korban yang sudah lanjut membuatnya tidak mampu menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.

BACA JUGA:Miris! Biduan Goyang Erotis di Acara Isra Mikraj, Panitia Sebut Hanya Hiburan

“Korban diduga sedang tidur saat kejadian. Sehingga saat api membesar korban yang sudah tua tidak sempat melarikan diri,” katanya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Hadari, salah satu anggota keluarga korban. Saat menyadari adanya api, kondisi kamar sudah dipenuhi kobaran sehingga tidak dapat dimasuki.

Upaya penyelamatan kemudian dilakukan melalui bagian belakang rumah. Namun saat korban berhasil dievakuasi, kondisinya sudah meninggal dunia dengan tubuh terbakar.

Kategori :