POSTINGNEWS.ID --- Dunia konsol lagi geger! Memasuki akhir 2025, nasib Xbox makin lama makin kelihatan "ngenes". Kalau dulu kita sering debat console war antara tim hijau (Xbox) dan tim biru (PlayStation), sekarang perangnya berasa berat sebelah. Xbox Series X dan S makin terjepit di pojokan, sementara PS5 makin terbang tinggi nggak terkejar.
Banyak yang mulai nanya: "Masih worth it nggak sih beli Xbox sekarang?". Soalnya, data industri terbaru nunjukkin kalau Microsoft lagi kena mental parah. Yuk, kita bedah kenapa Xbox lagi ada di fase kritis!
1. Penjualan 'Njeblok', Kalah Jauh sama PS5!
Angka nggak bisa bohong. Estimasi dari Statista nunjukkin Xbox Series X/S cuma laku sekitar 33 juta unit. Kedengerannya banyak? Tunggu sampe lo liat angka PS5 yang udah nembus 84,2 juta unit!
Bahkan yang bikin malu, laporan Circana nyebut kalau konsol kecil buat anak-anak, Nex Playground, sempet ngungguli penjualan Xbox bulan November kemarin. Kalau udah kalah sama mainan interaktif keluarga, berarti ada yang salah banget sama daya tarik Xbox.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Motif Siswi SD Bunuh Ibu Kandung di Medan Karena Main game
2. Harga Makin Selangit, Dompet Makin Menjerit
Bukannya kasih promo biar laku, Xbox malah naikin harga. Xbox Series S yang tadinya jadi opsi murah sekarang dibanderol mulai $400, sedangkan Series X udah nembus $600. Konsumen makin mikir dua kali: "Mending rakit PC sekalian atau beli PS5 yang punya game lebih oke."
BACA JUGA:Epic Games Store Gelar Diskon Natal, Hogwarts Legacy Bisa Diklaim Gratis
3. Game Eksklusif? Mana?!
Dosa terbesar Xbox adalah minimnya game yang bener-bener eksklusif. Proyek besar kayak Perfect Dark dan Everwild malah kena batal atau nggak ada kabar. Parahnya lagi, Microsoft malah "baik hati" ngerilis game jagoan mereka, Forza Horizon 5, ke PS5! Kalau semua gamenya bisa dimainin di konsol tetangga, buat apa beli box ijo ini?
BACA JUGA:Call of Duty Dirumorkan Segera Hadir di Switch 2, Harapan Baru Gamer Nintendo
4. Game Pass Ultimate: Dari Murah Jadi Mewah
Dulu, Game Pass adalah alasan utama orang bertahan di Xbox karena murah dan komplit. Tapi sekarang, harga langganan bulannya melonjak jadi $30 (sekitar Rp460 ribuan). Buat sebagian besar gamer, harga segitu tiap bulan udah berasa kayak bayar cicilan motor. Daya tariknya perlahan sirna.
BACA JUGA:Nintendo Switch 2 Laris Manis di Awal Rilis: Upgrade Aman, Game Keren Tapi Kurang Revolusioner
5. Pertaruhan Terakhir di Tahun 2027
Gosipnya, Microsoft bakal ngerilis generasi baru di 2027 yang bentuknya bakal lebih mirip "PC ramah ruang tamu". Mereka juga nyoba masuk ke pasar handheld lewat kerja sama kayak ROG Ally, tapi hasilnya masih suam-suam kuku karena harganya mahal dan banyak bug.
BACA JUGA:Update PS5 Versi 10.00 Bikin Konsol Sony Makin Cerdas, Ini Fitur yang Jarang Disadari Gamer
FYI: Harus Segera 'Ganti Skin'
Kalau Microsoft nggak segera ngerombak strategi mereka, nama Xbox bisa aja cuma tinggal sejarah atau sekadar jadi aplikasi di Smart TV. Saat ini, Xbox bukan lagi soal perang konsol, tapi soal bertahan hidup di tengah dominasi total Sony.