Ditantang Debat, Ganjar Minta BEM UI Sabar

Senin 28-08-2023,19:38 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Deden Rinaldi

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Calon Presiden PDIP Ganjar Pranowo merespons ajakan debat capres dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
 
Secara pribadi, Ganjar sepakat dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan peserta pemilu untuk berkampanye di fasilitas pemerintah dan pendidikan, selama tidak menggunakan atribut kampanye.
 
Ganjar mengungkapkan dukungannya terhadap penggunaan kampus sebagai tempat debat kandidat.
 
"Oh itu (debat di kampus) bagus karena sudah ada putusan MK," ujar Ganjar Pranowo, Senin (28/8).
 
BACA JUGA: Lembaga Atom Selidiki Limbah Radioaktif yang Dibuang Jepang ke Samudra Pasifik, Aman Kah?
 
Menurutnya, kampus adalah ruang yang tepat untuk menguji gagasan dan pemikiran.
 
Ganjar mengaku sejak lama setuju bahwa kampus bisa dijadikan tempat diskusi yang produktif.
 
Dalam pandangannya, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tempat debat kandidat.
 
Menurut Ganjar, baik lembaga negeri maupun swasta memiliki kepentingan yang serupa.
 
BACA JUGA: Ogah Pilih Muhaimin, Mayoritas Warga NU Ternyata Favoritkan Partai ini
 
Terkait undangan dari BEM UI untuk debat di kampusnya, Ganjar menyatakan bahwa ia belum bisa memberikan jawaban karena saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
 
"Sabar, sekarang saya masih gubernur," kata Ganjar.
 
Sebelumnya, Ketua BEM UI, Melki Sadek Huang, telah mengajak calon kandidat presiden yang akan bertarung dalam Pemilihan Presiden 2024 untuk hadir di kampus UI.
 
Melki mengatakan BEM UI siap untuk mendebat ide serta gagasan yang diusulkan oleh para calon kandidat.
 
BACA JUGA: Ini Dia Spek F-15EX, Jet Tempur Baru RI yang Dibeli untuk Usir Tiongkok dari Natuna
 
Melalui ajakan ini, BEM UI mengaku ingin mengedepankan substansi dan argumen para calon kandidat.
 
Mereka ingin memastikan bahwa calon pemimpin memiliki kecerdasan dan komitmen yang kuat terhadap rakyat, bukan hanya fokus pada kampanye dan pencitraan semata.
 
"Kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian," tegas Melki.
Kategori :