Bahaya Penipuan Phishing Melalui Layanan Email: Modus Iming-iming Hadiah Puluhan Hingga Ratusan Juta

Sabtu 19-08-2023,19:14 WIB
Reporter : Adinda R. Syam
Editor : Tyo Sulistio

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Para penipu telah menggunakan layanan email seperti Gmail dan Outlook untuk mencoba mengelabui korbannya melalui penipuan phishing yang menggunakan gambar dan iming-iming hadiah. 

 

Pakar keamanan siber telah memberikan peringatan kepada pengguna layanan ini agar tidak mengklik gambar yang mencurigakan.

 

Dalam penipuan ini, para penipu mengirimkan email yang membuatnya terlihat seolah-olah berasal dari merek ternama. 

 

Mereka menggunakan gambar untuk mengelabui pengguna agar membuka situs web palsu. 

 

BACA JUGA:3 Anggota Kepolisian Republik Indonesia Terlibat Teroris, Ada Dugaan Kepemilikan Senjata DE

 

Di situs web tersebut, korban diminta untuk mengisi survei, tetapi sambil itu para penipu mencoba mencuri data dan informasi keuangan korban.

 

Para penipu juga menggunakan trik untuk menyembunyikan link penipuan di balik gambar yang dikirimkan dalam email. 

 

Ini bertujuan untuk menghindari deteksi dari filter URL yang digunakan oleh layanan email seperti Gmail dan Outlook.

 

Iming-iming hadiah yang ditawarkan cukup menggoda, di mana korban dijanjikan kupon hadiah senilai US$1.000. 

 

BACA JUGA:Viral di Media Sosial, Aksi Iseng Menteri PUPR Pak Basuki di Acara Kemerdekaan RI

 

Namun, sebenarnya gambar tersebut mengandung URL yang mengarah ke halaman penipuan.

 

Google, sebagai penyedia layanan Gmail, telah memberikan peringatan kepada pengguna tentang berbagai modus penipuan yang sering terjadi melalui email palsu.

 

 Salah satu modus yang sering digunakan adalah dengan mengirimkan email palsu dengan judul "Online Reward Program" atau "Penghargaan Program Online". 

 

Email ini bertujuan untuk mencuri data pribadi pengguna.

 

Google juga memberikan tiga kunci utama agar pengguna tidak tertipu oleh penipuan online:

 

BACA JUGA:Terbongkar Biang Kerok dari Polusi Udara di DKI Jakarta, Ternyata...

 

1. Perhatikan secara saksama: Jangan terburu-buru dan periksa dengan cermat pesan atau tawaran yang mencurigakan. 

 

Penipuan sering kali menciptakan perasaan darurat untuk mengelabui korban.

 

2. Lakukan riset: Jika Anda merasa ada yang mencurigakan, lakukan riset lebih lanjut sebelum mengambil tindakan. 

 

Pertimbangkan apakah penawaran yang diberikan masuk akal.

 

3. Jangan ikuti perintah: Jangan memberikan data pribadi atau melakukan pembayaran jika diminta oleh pihak yang mencurigakan. 

 

Perusahaan yang kredibel tidak akan meminta informasi pribadi secara tiba-tiba.

 

Semua pengguna layanan email harus waspada terhadap upaya penipuan seperti ini dan selalu berhati-hati ketika menerima tawaran atau pesan yang mencurigakan melalui email. 

Kategori :