JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Para penipu telah menggunakan layanan email seperti Gmail dan Outlook untuk mencoba mengelabui korbannya melalui penipuan phishing yang menggunakan gambar dan iming-iming hadiah.
Pakar keamanan siber telah memberikan peringatan kepada pengguna layanan ini agar tidak mengklik gambar yang mencurigakan. Dalam penipuan ini, para penipu mengirimkan email yang membuatnya terlihat seolah-olah berasal dari merek ternama. Mereka menggunakan gambar untuk mengelabui pengguna agar membuka situs web palsu. BACA JUGA:3 Anggota Kepolisian Republik Indonesia Terlibat Teroris, Ada Dugaan Kepemilikan Senjata DE Di situs web tersebut, korban diminta untuk mengisi survei, tetapi sambil itu para penipu mencoba mencuri data dan informasi keuangan korban. Para penipu juga menggunakan trik untuk menyembunyikan link penipuan di balik gambar yang dikirimkan dalam email. Ini bertujuan untuk menghindari deteksi dari filter URL yang digunakan oleh layanan email seperti Gmail dan Outlook. Iming-iming hadiah yang ditawarkan cukup menggoda, di mana korban dijanjikan kupon hadiah senilai US$1.000. BACA JUGA:Viral di Media Sosial, Aksi Iseng Menteri PUPR Pak Basuki di Acara Kemerdekaan RI Namun, sebenarnya gambar tersebut mengandung URL yang mengarah ke halaman penipuan. Google, sebagai penyedia layanan Gmail, telah memberikan peringatan kepada pengguna tentang berbagai modus penipuan yang sering terjadi melalui email palsu. Salah satu modus yang sering digunakan adalah dengan mengirimkan email palsu dengan judul "Online Reward Program" atau "Penghargaan Program Online". Email ini bertujuan untuk mencuri data pribadi pengguna. Google juga memberikan tiga kunci utama agar pengguna tidak tertipu oleh penipuan online: BACA JUGA:Terbongkar Biang Kerok dari Polusi Udara di DKI Jakarta, Ternyata... 1. Perhatikan secara saksama: Jangan terburu-buru dan periksa dengan cermat pesan atau tawaran yang mencurigakan. Penipuan sering kali menciptakan perasaan darurat untuk mengelabui korban. 2. Lakukan riset: Jika Anda merasa ada yang mencurigakan, lakukan riset lebih lanjut sebelum mengambil tindakan. Pertimbangkan apakah penawaran yang diberikan masuk akal. 3. Jangan ikuti perintah: Jangan memberikan data pribadi atau melakukan pembayaran jika diminta oleh pihak yang mencurigakan. Perusahaan yang kredibel tidak akan meminta informasi pribadi secara tiba-tiba. Semua pengguna layanan email harus waspada terhadap upaya penipuan seperti ini dan selalu berhati-hati ketika menerima tawaran atau pesan yang mencurigakan melalui email.Bahaya Penipuan Phishing Melalui Layanan Email: Modus Iming-iming Hadiah Puluhan Hingga Ratusan Juta
Sabtu 19-08-2023,19:14 WIB
Reporter : Adinda R. Syam
Editor : Tyo Sulistio
Tags : #tindakan
#risiko
#phishing
#peringatan
#penipuan email
#outlook
#layanan email
#keamanan siber
#iming-iming
#google
#data pribadi
Kategori :
Terkait
Kamis 15-01-2026,08:30 WIB
Email Reset Password Instagram Mendadak Ramai, Ada Apa Sebenarnya?
Minggu 11-01-2026,14:48 WIB
Terseret Kasus Nadiem Makarim, Google Buka Suara Bantah Terlibat Pengadaan Chromebook
Senin 05-01-2026,15:46 WIB
Kekayaan Nadiem Melonjak Usai Pengadaan Chromebook, Jaksa Beberkan Nilai Fantastis hingga Rugikan Negara
Jumat 02-01-2026,08:00 WIB
Username Email Jadul Bikin Malu? Tenang, Sekarang Gmail Bisa Ganti Alamat!
Minggu 21-12-2025,09:00 WIB
Jangan Asal Klik! Ini Aplikasi Cek Link Palsu Biar Tidak Kena Scam, Cegah Pencurian Online!
Terpopuler
Kamis 15-01-2026,21:23 WIB
Cek Segera! 7 Link Daftar Mudik Gratis 2026 Resmi Dibuka
Kamis 15-01-2026,21:32 WIB
Buku Aurelie Moeremans Disorot DPR, Segera Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum
Terkini
Jumat 16-01-2026,14:00 WIB
Bojan Hodak Buka Suara, Rumor Joey Pelupessy dan Paes ke Persib Mulai Redup?
Jumat 16-01-2026,13:00 WIB
Cuma Modal Sejutaan, Rekomendasi HP RAM 8GB Ini Sudah Bisa Buat Gaming dan Konten, Speknya Bikin Melongo!
Jumat 16-01-2026,11:06 WIB
Bagaimana Fisika Melihat Peristiwa Isra Miraj?
Jumat 16-01-2026,11:00 WIB